Thursday, 25 June 2015

Imbula ke intermilan

Inter seperti kembali ke masa lalu, setidaknya di bursa transfer. Usai mendatangkan Miranda, Murillo, dan Kondogbia, serta yang paling terbaru kemungkinan mendapatkan Imbula, Inter belum akan berhenti mendatangkan pemain.
Menurut Gazzetta dello Sport, hari ini akan menjadi hari yang menentukan bagi transfer Zukanovic serta peminjaman Martin Montoya dari Barcelona. Untuk lini depan, Inter masih terus mengejar Mohamed Salah dan Juga Ivan Perisic (Wolfsburg meminta 20M Euro).
Sementara bagaimana dengan nasib Handanovic? Kemarin pihak klub mengadakan pertemuan dengan agen sang pemain, Federico Pastorello dan berjalan positif. Kedua pihak setuju terkait perpanjangan kontrak.

:santovi

Jika Imbula Sepakat Ke INTER.. INTER Bikin AC Milan Gigit Jari

Menurut La Gazzetta dello Sport, Kamis ini akan jadi hari menentukan menyangkut masa depan Imbula dan kabarnya transfer ini tinggal selangkah lagi terealisasikan.
Sebelumnya, kehadiran Kondogbia sempat membuat Inter urung mendatangkan Imbula. Namun, pembicaraan sudah kembali dibuka dan Roberto Mancini pun menyodorkan tawaran yang cukup menggiurkan. Meskipun, mengutamakan opsi peminjaman satu musim lebih dulu.
Kalau sampai Imbula benar-benar merapat ke Inter, artinya mereka kembali mengalahkan rival sekota mereka, AC Milan, dalam persaingan perebutan pemain anyar musim ini.
Sebelumnya, Milan sudah kalah dalam perburuan Kondogbia. Padahal, kabarnya pemain AS Monaco itu sudah mencapai kesepakatan verbal dengan Chief Executive Officer (CEO) Milan, Adriano Galliani.


:santovi

AUSILIO HUBUNGI AGEN STEVAN JOVETIC

AUSILIO HUBUNGI AGEN STEVAN JOVETIC
Inter terus bekerja untuk memperkuat lini depan dan mendapatkan penyerang permintaan Mancini. Diantara banyak nama dalam daftar Piero Ausilio, ada nama Stevan Jovetic.
Menurut Sky, Piero Ausilio sudah melakukan kontak dengan agen sang pemain, Fali Ramadani hari ini. Dilaporkan jika prioritas Inter saat ini adalah untuk mendapatkan Salah tapi Jovetic masih dalam radar Inter.

:santovi

INTER KONTAK AGEN MONTOYA, KESEPAKATAN 8M EURO

Pertemuan antara Inter dan agen Montoya sedang berlangsung, seperti yang diungkapan oleh Sky. Montoya kian dekat dengan Inter. 

Perwakilan Inter dikabarkan segera menutup kesepakatan untuk mendapatkan sang pemain dengan formula peminjaman dan kewajiban penebusan sebesar 8M Euro.

Kemajuan juga dibuat Inter dalam kasus Imbula. Gianluca Di Marzio menyebutkan jika Inter mengajukan tawaran 1M Euro untuk peminjaman dan penebusan sebesar 18M Euro. Sekarang mereka menunggu respon dari Marseille.

:Santovi

Legenda INTER Dukung Jual Mateo Kovacic

Mantan gelandang INTER (1978-1984) Evaristo Beccalossi mendukung langkah Nerazzuri apabila ingin menjual bintang mudanya itu. Menurutnya, uang hasil penjualan Kovacic bisa digunakan untuk mendatangkan pemain yang lebih baik lagi.
Kabar mengenai penjualan Kovacic ke Liverpool memang semakin menguat. Bahkan The Reds disebut hanya tinggal selangkah lagi untuk merampungkan proses transfer pemain yang bersangkutan ke Anfield.
Beccalossi sebenarnya merasa kecewa melihat penampilan Kovacic sejauh ini dan mengharapkan yang lebih dari dirinya. Namun ia percaya Roberto Mancini bakal bisa mencari pengganti Kovacic.
"Anda tidak usah membahas kualitas pemain Kroasia itu tetapi dalam beberapa tahun terakhir tapi saya mengharapkan lebih," ujar Beccalossi kepada Radio 24.
"Sekarang saatnya membuat pilihan dan menghasilkan uang. INTER harus menjual beberapa pemain untuk menghasilkan uang dan mendatangkan pemain untuk menantang Juventus. Saya percaya Mancio, saya cukup yakin dengan skuat INTER selanjutnya."

:santovi

INTER Tolak Tawaran Murah Liverpool Untuk Kovacic

Bintang muda Nerazzurri itu merupakan salah satu target idaman Brendan Rodgers di musim panas ini, usai The Reds diklaim bakal segera kehilangan Raheem Sterling. Pemain muda Inggris tersebut telah menolak untuk memperpanjang kontraknya di Anfield dan hal tersebut membuat klub kini sibuk mencari pengganti.
Kovacic lantas dianggap sebagai sosok yang pas untuk mengisi peran Sterling. Kubu Rodgers pun mengajukan tawaran senilai 21 Juta Euro.
Namun menurut laporan teranyar dari Sport Mediaset, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Nerazurri, karena dianggap terlalu murah.
Kubu yang diasuh oleh Roberto Mancini disebut menginginkan tak kurang dari 30 juta euro untuk Kovacic dan hal tersebut membuat Liverpool mundur perlahan dari perburuan jasa pemain Kroasia yang kini baru berusia 21 tahun tersebut.

:santovi

Mateo Kovacic Ditukar Dua Pemain Barcelona

Menurut laporan yang diturunkan oleh Il Corriere dello Sport, Barca bersedia melepas Alex Song dan Martin Montoya sekaligus, demi mengamankan jasa pemain berusia 21 tahun.

Direktur olahraga klub Ariedo Braida disebut sudah menemui direktur Inter Marco Fassone, untuk membicarakan situasi Kovacic. Hal tersebut dilakukan oleh Braida sembari ia melanjutkan negosiasi Paul Pogba dengan Juventus.

:santovi

Santon Ingin Bertahan Di INTER

Masa depannya dispekulasikan. Bek muda asal Italia itu kabarnya tengah melakukan kesepakatan dengan salah satu klub Inggris Watford.
Tak ingin semakin mencuat, Santon langsung membantah kabar tersebut. Melalui laman facebooknya, bek 24 tahun itu mengaku tidak tahu soal rumor tersebut dan memastikan tidak akan meninggalkan Inter.
"Hai kawan-kawan. Saya sudah membaca semua komentar Anda. Saya ingin mengatakan saya tidak tahu apa-apa tentang rumor ini. Saya ingin bertahan di Inter," ujar Santon.
"Komentar Anda benar-benar menyenangkan. Saya menyukai kalian dengan penuh kasih sayang. Forza Inter!" tutupnya.

:santovi

REKOR dan GELAR

REKOR
Inter menjadi satu-satunya klub di Seri A yang tidak pernah turun ke Seri B, karena klub Juventus harus turun ke Seri B pada musim 2006/2007 terkait dengan kasus Calciopoli atau pengaturan skor pertandingan.
=======================================================================================================================
GELAR
  • Seri A 17 Since:
    1.  1909/10
    2.  1919/20
    3.  1929/30
    4.  1937/38
    5.  1939/40
    6.  1952/53
    7.  1953/54
    8.  1962/63
    9.  1964/65
    10.  1965/66
    11.  1970/71
    12.  1979/80
    13.  1988/89
    14.  2005/06 (FIGC menyatakan Internazionale sebagai Juara Seri A setelah Juventus terbukti terlibat dalam Calciopoli)
    15.  2006/07
    16.  2007/08
    17.  2008/09
    18.  2009/10
  • Piala/Liga Champions 3 1963/64 1964/65/2009/10
  • Piala Italia 5 1938/39 1977/78 1981/82 2004/05 2005/06/2009/10
  • Piala UEFA 3 1990/91 1993/94 1997/98
  • Piala Interkontinental 2 1964 1965
  • Piala Super Italia 3 1989 2005 2006
  • Copa Presidente De La Republica 1 1982
  • Copa Santiago Bernabeu 1 2001
  • Coppa Dell’Amicizia Italo-Francese 1 1959
  • Coppa Pirelli 7 1996 1997 2000 2001 2002 2003 2005
  • Coppa Sky 1 2004
  • Coppa Sud Tirol 2 2003 2005
  • Memorial Giorgio Ghezzi 1 1992
  • Memorial Luigi Campedelli 1 1993
  • Mohamed V Trophy 1 1962
  • Torneo Natale Milano 1 1934
  • Torneo Milano 1 1993
  • Trofeo Valle D’Aosta 1 1998
  • Trofeo Birra Moretti 2 2001 2002
  • Trofeo Ciudad De Vigo 1 1996
  • Trofeo Vincenzo Spagnolo 1 1998
  • Triangolare Bolzano 1 2005
FINAL
  • Piala/Liga Champions 3 1966/67 1971/72/2009/10
  • Piala UEFA 1 1996/97
  • Piala Eropa Tengah (Central Europe Cup) atau (Piala Mitropa) 1 1933
(Dahulu Piala Mitropa mempunyai kedudukan yang
sama dengan Piala/Liga Champions pada masa
sekarang

:santovi

GIUSEPE MEAZA STADIUM SANSIRO, MILAN

GIUSEPE MEAZA STADIUM
SANSIRO, MILAN
Stadion tim saat ini adalah Stadion Giuseppe Meazza yang berkapasitas 85.000 orang. Stadion ini juga dikenal dengan nama San Siro. Stadion ini dibuka dengan Pertandingan Derby antaraAC.Milan melawan Inter, yang dimana laga itu dimenangkan oleh Inter dengan skor 6 – 3. Stadion ini digunakan bersama dengan AC Milan (”AC Milan”), klub besar lain di Milan. Suporter AC Milan menggunakan “San Siro” untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza merupakan seorang pemain bintang bagi Inter dan mereka tidak begitu menyukai satu sama lain. Jauh sebelum menggunakan Stadio Giuseppe Meazza, Inter selalu menggunakan Stadio Arena.

:santovi

Sejarah Internazionale Milano FC


Klub ini didirikan pada 9 Maret 1908 mengikuti pecahnya dari Klub Kriket dan Sepak bola Milan(Milan Criket and Football Club), yang sekarang lebih dikenal dengan nama AC Milan. Sebuah grup terdiri dari orang-orang Italia dan Swiss tidak terlalu suka akan dominasi orang-orang Inggris & Italia di AC Milan dan mereka memutuskan untuk memecahkan diri dari AC Milan.
Nama Internazionale diambil dari keinginan pendiri-pendirinya untuk membuat satu klub yang terdiri dari banyak pemain dari negara-negara luar.
Klub ini memenangkan juaranya di tahun 1910 dan yang kedua di tahun 1920. Selama waktu perang, klub ini dipaksa untuk mengganti namanya menjadiAmbrosiana-Inter untuk menyesuaikan diri dengan kepemimpinan Benito Mussolini.
Walaupun demikian, Inter masih tetap bisa memenangkan trofi ketiga mereka di tahun 1930. Mengikuti itu, trofi keempat dimenangkan di tahun 1938, Inter pertama kali memenangkan Copa Italia (Piala Italia) di tahun 1940 dan di tahun yang sama, mereka memenangkan trofi kelima mereka. Sejak tahun 1942 sampai sekarang, nama Ambrosiana-Inter tidak pernah dipakai lagi dan mereka memakai nama asli mereka, Internazionale Milano.
Setelah masa perang, Inter memenangkan trofi mereka pada tahun 1953 dan yang ketujuh di tahun 1954. Setelah memenangkan beberapa trofi ini, Inter memasuki masa keemasan mereka yang disebut La Grande Inter. Selama masa keemasan mereka, Inter memenangkan tiga trofi di tahun 1963, 1965, dan 1966.
Pada waktu ini, Inter juga terkenal dengan kemenangan Piala Eropa dua kali berturut-turut. Di tahun 1963, Inter memenangkan trofi Piala Eropa mereka setelah mengalahkan klub terkenal Real Madrid. Musim selanjutnya, bermain di kandang mereka sendiri, Inter memenangkan trofi Piala Eropa untuk kedua kalinya setelah mengalahkan klub dari Portugal,Benfica.
Setelah masa keemasan di tahun 1960, Inter berhasil untuk memenangkan gelar mereka kesebelas kalinya di tahun 1971 dan ke dua belas kalinya di tahun 1980. Pada tahun 1970 dan 1980, Inter juga mmenangkan dua trofi Piala Italia di tahun 1978 dan 1982. Inter berhasil memenangkan gelar scudetto mereka terakhir kalinya pada tahun 1989 dan membuat mereka di peringkat ketiga dalam jumlah gelar terbanyak di bawah Juventus dengan 27 kali dan AC Milan dengan 17 kali.
Internazionale juga memenangkan Piala UEFA mereka tiga kali. Pertama di musim 1990/1991 melawan AS Roma/ Di musim 1993/1994, Inter memenangkan Piala UEFA dengan mengalahkan klub Austria Casino Salzburg. Di kemenangan Piala UEFA mereka untuk ketiga kalinya, Inter mengalahkan SS Lazio di Parc des Princes, Paris.
FC Internazionale Milano menjadi klub keenam dalam sejarah yang menyelesaikan musim dengan gelar treble. Kemenangan atas Bayern Muenchen di final Liga Champions melengkapi gelar scudetto Seri A dan Coppa Italia.
Skuad José Mourinho menundukkan Bayern Muenchen 2-0 di Stadion Santiago Bernabeau, Madrid. Gelar ini menambah koleksi Nerrazurri yang sebelumnya sudah menjuarai Seri A Italia dan merebut trofi Coppa Italia dengan mengalahkan AS Roma 1-0.
Raihan ini menjadikan Inter sebagai tim keenam dalam 55 musim sebelumnya yang mampu meraih tiga gelar sekaligus dalam satu musim. Klub-klub pemenang treble sebelumnya adalah Celtic FC (1967), AFC Ajax Amsterdam (1972), PSV Eindhoven (1988), Manchester United FC (1999) dan FC Barcelona musim lalu.

:santovi